File atau Berkas adalah sebuah koleksi informasi berkaitan yang diberi nama dan disimpan di dalam secondary storage. Biasanya sebuah file merepresentasikan data atau program.
Target
- Mengetahui perintah perintah dalam melakukan manajemen file
- Menerangkan manfaat manajemen file
- Mendemonstrasikan langkah-langkah manajemen file
- Mengklasifikasikan ekstensi file
Perintah
dalam manajemen file
- Windows Explorer: Copy, Cut, Paste selain itu ada juga Open, Read, Print dsb tergantung dari aplikasi yang meng-asociate extensi file yang bersangkutan.
- CMD/DOS: Copy, Move, Dir, RD, CD, MD, DEL, Edit dan sebagainya. (Bantuan: [Copy] /?)
Jenis-jenis
File
- Text file. yaitu urutan dari karakter-karakter yang diatur menjadi barisan dan mungkin halaman.
- Source file. yaitu urutan dari berbagai subroutine dan fungsi yang masing-masing kemudian diatur sebagai deklarasi-deklarasi diikuti oleh pernyataan-pernyataan yang dapat diexecute.
- Object file. yaitu urutan dari byte-byte yang diatur menjadi blok-blok yang dapat dipahami oleh penghubung system.
- Executable file. adalah kumpulan dari bagian-bagian kode yang dapat dibawa ke memori dan dijalankan oleh loader.
Atribut File
Selain nama dan data, sebuah file dikaitkan dengan informasi-informasi tertentu yg disebut
atribut diantaranya adalah :
- Nama. nama file simbolik ini adalah informasi satu-satunya yang disimpan dalam format yang dapat dibaca oleh pengguna.
- Identifier. Tanda unik ini yang biasanya merupakan sebuah ekstensi.
- Jenis. untuk sistem-sistem yang mendukung jenis file yang berbeda.
- Lokasi. penunjuk pada sebuah device dan pada lokasi file pada device tersebut.
- Ukuran. Ukuran dari sebuah file (dalam bytes, words, atau blocks) dan mungkin ukuran maksimum dimasukkan dalam atribut ini juga.
- Proteksi. menentukan siapa yang dapat melakukan read, write, execute, dan lainnya.
- Waktu dan identifikasi pengguna. untuk pembuatan file, modifikasi terakhir, dan penggunaan terakhir. Data-data ini dapat berguna untuk proteksi, keamanan, dan monitoring penggunaan.

Gambar Informasi file
|
Ekstensi File
- Executable exe, com, bin, atau tidak ada
- Object obj, o
- Source code c, cc, java, pas, asm
- Batch bat, sh
- Text txt, doc
- Word wp, tex, rtf, doc
- Library lib, a, so,
- Print/view ps,pdf, jpg
- Archive arc, zip, tar, rar
- Multimedia mpeg, mov, rm, 3gp
- Gambar bmp, jpg, gif, png
- Halaman web htm, html, php, asp
Gambar
Cara Melihat Ekstensi File
|
Pencetakan
File
- Menggunakan aplikasi : File à Print à Memilih printer, melakukan setting printer, menentukan jumah cetakan, melakukan setting halaman à Print
- Menggunakan DOS : PRINT [/D:device] [drive:\path\file_name]. Contoh : PRINT /d:LPT1 D:\surat.txt. Untuk menambahkan file dalam antrian à /p file_name. Untuk menghapus salah satu antrian antrian à /c file_name. Untuk membatalkan seluruh antrian à /t file_name.
Tipe File
- File RegulerFile berisi informasi, terdiri dari file ASCII dan biner. File ASCII berisi baris teks. File biner adalah yang bukan file ASCII

- File DirektoriFile direktori merupakan file berisi informasi-informasi mengenai file-file yang termasuk dalam direktori itu.
- File SpesialMerupakan nama logik perangkat input/output. contoh:Terminal
- Printer
- Port Jaringan
- Modem
- Dan alat-alat yang bukan Penyimpan
SECONDARY STORAGE (PENYIMPANAN SEKUNDER)
Data adalah aliran fakta-fakta yang bersifat mentah yang mencerminkan berbagai kejadian dalam sebuah organisasi atau dalam sebuah lingkungan fisik, sebelum diatur dan disusun ke dalam bentuk yang dapat dipahami dan dipergunakan oleh manusia. Informasi adalah data yang telah disusun ke dalam sebuah bentuk yang dapat dimengerti dan dipergunakan oleh manusia. Salah satu sistem yang dapat mengubah data menjadi informasi adalah sistem pengolah informasi berbasis komputer (computer-based information processing system). Agar bisa tercipta sebuah sistem pengolah informasi berbasis komputer, diperlukan perangkat keras komputer, perangkat lunak, data, orang dan prosedur. Agar bisa membantu proses dihasilkannya informasi, dibutuhkan sebuah sistem komputer, yaitu sebuah sistem yang paling tidak terdiri dari komponen komputer, piranti (alat) penerima masukan, piranti penghasil keluaran dan piranti penyimpanan. Perangkat keras komputer adalah alat elektronik yang menerima input, menjalankan instruksi program dan menghasilkan output untuk membantu mengubah data menjadi informasi.
Piranti penyimpanan utama (primary storage) dari sebuah sistem komputer adalah memori. Data yang disimpan dalam memori akan hilang begitu sistem komputer diputuskan dari aliran listrik. Karena itu dibutuhkan piranti penyimpanan sekunder (secondary storage) yang bersifat permanen, misalnya tape, disket, CD-ROM danharddisk. Dengan terdapatnya piranti penyimpanan sekunder, proses pengaturan, penyusunan dan analisis data yang bisa dikembangkan menjadi sangat banyak jumlahnya ketimbang jika piranti penyimpanan yang tersedia hanya piranti penyimpanan utama. Hal ini disebabkan karena berbagai macam data maupun program yang berukuran besar hanya bisa ditampung dan dikelola secara efisien dan fleksibel oleh piranti penyimpanan sekunder. Dengan kata lain, aplikasi bisnis yang "serius", pasti memanfaatkan piranti penyimpanan sekunder dengan maksimal. Media Penyimpanan Sekunder merupakan media yang digunakan untuk menyimpan data di luar Main Memory pada komputer.
Selanjutnya, mari kita pelajari lebih jauh tentang penyimpan sekunder sebagai berikut :
- Disket
- Zip disk
- Disk optic : CD & DVD
- Pita magnetik
- Smartcard
- Blue-Ray
- Hardisk
- Memory flash
PENYIMPANAN PRIMER
Penyimpanan primer (primer momory) atau disebut juga memori utama (main memori) dan memori internal (internal memory). Komponen ini berfungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini, yang disimpan didalam memori dapat berupa data atau program.
Ada 4 bagian didalam penyimpanan primer, yaitu :
- Input Storege, Untuk menampung data yang dibaca.
- Program Storage Area, Penyimpanan intruksi-instruksi untuk pengolahan.
- Working Storage Area, Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.
- Output Storage Area, Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output.
Primary Storage Section
Penyimpanan primer dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
- RAM
- ROM
Selain itu ada pula Cache memory. Yaitu memori yang memiliki kecepatan yang sangat tinggi yang digunakan sebagai perantara antara RAM dan CPU.
PERBEDAAN DDR, DDR2, DAN DDR3
Setelah mengenal jenis-jenis memory komputer yang banyak digunakan, seperti jenismemory DDR SDRAM yang saat ini banyak dipakai oleh pengguna komputer desktop dan laptop. Selain harga memory DDR SDRAM yang sudah terjangkau untuk banyak kalangan, selain itu DDR SDRAM mampu bekerja 2 kali bahkan lebih cepat dari pada jenis memory Single data rate RAM (SDRAM).
Double data rate synchronous dynamic random access memory atau biasa disingkat DDR SDRAM (selanjutnya disebut DDR) adalah memory yang menggunakan teknologi double clock cycle. DDR mulai dikembangkan sejak tahun 1996 untuk menggantikan model sebelumnya yaitu memory SDRAM yang masih memakai singleclock dalam pemrosesan data.
Saat ini DDR juga sudah mengalami perkembangan sehingga muncul DDR generasi lanjutan yaitu DDR2 dan DDR3. Lalu apa perbedaan memory DDR, DDR2 dan DDR3?. Berikut ini sekilas perbedaan antara memory DDR, DDR2, dan DDR3:
- Waktu release. DDR mulai dikembangkan mulai tahun 1996 sampai 2000an setelah itu muncul DDR2 yang diluncurkan pada tahun 2004 bersamaan dengan diperkenalkannya platform LGA 775 dari intel. Sedangkan prototype DDR3 mulai diperkenalkan pada 2005, namun baru resmi dipasarkan mulai juni 2007 lewat produck Motherboard P35.
- Bentuk dan ukuran. Secara umum ukuran dan bentuk memory hampir sama. Yang paling membedakan antara bentuk DDR, DDR2 dan DD3 adalah notch atau socket. Pada memory DDR, notch ini terletak sedikit ke arah sisi kanan, sedangkan notch pada DDR2 terletak sedikit lebih ke tengah board modul memori. Namun di DDR3notch lebih ke pinggir dari pada DDR2. Memori DDR memiliki pin 184 buah (92-pin di setiap sisinya), sedangkan memori jenis DDR2 dan DDR3 memiliki pin yang lebih kecil dan padat jumlahnya 240 buah (120-pin di setiap sisi).
- Konsumsi daya listrik. DDR3 mengkonsumsi daya listrik lebih kecil yaitu 1,5 V, sedangkan DDR2 1,8 V dan DDR 2,5 V.
- Performance. DDR memiliki memory clock antara 100 – 200MHz dan Frekuensi transfer yang bisa dihasilkan hanya antara 200-400 MHz. DDR2 Memory clock-nya antara 100 MHz sampai 266 MHz Dan frekuensi transfer antara 400-1966 MHz. Sedangkan memory clock DDR3 hampair sama dengan DDR2 yaitu dari 100-266 MHz. Bedanya terletak di frekuensi transfernya yang mencapai 2133 MHz.
Secara umum kinerja DDR3 memang lebih menjanjikan dari pada generasi sebelumnya. Namun jenis memory DDR dan DDR2 saat ini banyak digunakan oleh penggunakomputer desktop dan notebook. Semoga bisa mencerahkan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar